Dari Ibnu Abbas Ra, bahwasannya Nabi Muhammad Saw bersabda tentang air zamzam yang artinya: “Sebaik-baik air dipermukaan bumi adalah air zamzam, padanya terdapat makanan yang mengenyangkan dan penawar penyakit”.
![]() |
| Sumur zamzam pada saat digali kembali oleh kakek nabi Muhammad Saw, Abdul Muthallib (Ilustrasi) |
Kehadiran air zamzam tidak terlepas dari keajaiban yang dipertontonkan oleh Allah SWT, sebagai mukjizat kepada umat manusia melalui Nabi Ismail As dan ibunya, Siti Hajar. Banyak sekali keistimewaannya, dan Allah Swt memang bermaksud menyediakan sumber air ditengah-tengah gunung batu dan padang pasir yang tandus dan gersang. Hal ini sebagai konsekuensi atas perintahnya kepada Nabi Ibrahim As guna mengundang sebanyak mungkin umat manusia ke Baitullah.
Kesitimewaan Air Zamzam
1. Meminum air zamzam menjadi satu amalan ibadah, dengan niat mengikuti anjuran Rasulullah Saw.
2. Diriwayatkan oleh Abdullah ibnu Abbas, “Aku pernah menyiapkan air zamzam untuk Rasulullah, kemudian beliau meminumnya sambil berdiri”.
3. Makruh hukumnya apabila dipergunakan untuk mencuci najis, atau dipakai untuk mandi.
4. Bagi jamaah haji yang berasal dari luar kota Mekah dianjurkan membawa air zamzam pulang ke negerinya. Rasullulullah adalah orang pertama yang membawanya keluar kota Mekkah, yaitu ke Madinah.
5. Mata air zamzam tidak pernah kering, meskipun berjuta-juta umat manusia meminumnya setiap hari terutama pada musim ibadah haji, bahkan sekarang dengan peralatan canggih, orang yang berada di Masjid Nabawi (Madinah) yg berjarak 450 Km dari Mekah, dapat meminum air zamzam setiap saat.
6. Pada waktu Rasululullah akan melakukan Sa’i, beliau meminum air zamzam sampai kenyang, kemudian menyiram kepalanya dengan air zamzam.
7. Banyak orang mengguyur dan membasahi kain (baju) ihram mereka, kemudian direntangkan tanpa diperas agar kering sendiri untuk dipakai sebagai “kain kafan” saat meninggal nanti.
Keutamaan Air Zamzam
1. Air surga. Air zamzam adalah air yang penuh berkah dan manfaat, seperti air dari surga.
2. Nikmat Allah. Salah satunya nikmat Allah bagi para jamaah haji yang langsung dapat merasakan nikmatnya air ditengah-tengah padang pasir.
3. Pencuci kalbu. Air pencuci kalbu Nabi Muhammad Saw ketika Malaikat Jibril membasuh hati Muhammad kecil dengan air zamzam.
4. Penuh berkah. Rasulullah SAW sering meminumnya dan tangannya yang penuh berkah dicelupkannya ke sumur zamzam.
5. Mengenyangkan. Air zamzam mengandung banyak nutrisi seperti makanan.
6. Penawar penyakit. Air zamzam dapat menyembuhkan penyakit baik yang lahir maupun yang batin.
7. Air abadi. Air zamzam tidak akan kering hingga hari kiamat, karena ia menjadi bukti keagungan dan kebenaran Allah.
Profil dan Dimensi Sumur Zamzam
Sumur zamzam memiliki kedalaman sekitar 30 meter. Pada kedalaman 13 meter didapati lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batupasir hasil transportasi dari tempat lain. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah tidak ada, atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.
![]() |
| Profil dan dimensi sumur zamzam |
![]() |
| Mata air didalam sumur zamzam |
Dibawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter (0,5 m) lapisan yang sangat lulus air (permeable). Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air (mata-air) didalam sumur zamzam.
Dari kedalaman 17 meter sampai ke dasar, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku Diorit. Batuan beku jenis ini memang agak jarang dijumpai di Indonesia, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai retakan-retakan yang juga memiliki kandungan air. Dulu orang menduga retakan ini tembus sampai ke laut Merah, tetapi tidak ada bukti geologis yang menunjukkan hal itu.
![]() |
| Denah lokasi sumur zamzam |
Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebanyak 660 liter per menit, atau 39.600 liter per jam. Celah atau retakan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada juga retakan yang memanjang kearah hajar Aswad dengan panjang 75 cm dengan ketinggian 30 cm, dan beberapa retakan kecil kearah Shafa dan Marwa.
Lokasi sumur zamzam berada 1,56 m dibawah tempat Thawaf, total kedalaman dari bibir sumur sampai ke dasar adalah 30 m, permukaan air sumur berada pada kedalaman 4 m, posisi mata air ada pada kedalaman 13 m, dan dari mata air sampai ke dasar sumur adalah 17 m. Diameter sumur berkisar antara 1,46 m hingga 2,66 m.
Air Hujan Sebagai Sumber Sumur Zamzam
![]() |
| Daerah tangkapan air hujan (cekungan Mekah) |
Masjidil Haram terletak di tengah-tengah lembah, menurut SGS (Saudi Geological Survey) luas cekungan sebagai daerah tangkapan air ini luasnya hanya 60 Km2 saja, tentunya tidak terlalu luas untuk sebuah cekungan penadah hujan. Sumber air sumur zamzam terutama berasal dari air hujan yang turun di daerah sekitar Makkah. Sumur ini secara hydrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan pemeliharaan. Pemeliharaan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienitas air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya tetap mampu memenuhi kebutuhan air untuk para jamaah haji di Makkah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar kota Makkah sangat dikontrol ketat untuk menghindari berkurangnya kapasitas air sumur zamzam.
![]() |
| Lokasi sumur zamzam ditengah lembah (Wadi Ibrahim Catchment Area) |
Gambar diatas memperlihatkan lokasi sumur zamzam yang terletak ditengah lembah yang memanjang. Masjidil Haram berada dibagian tengah diantara perbukitan disekitarnya. Luas area tangkapan air yang hanya 60 Km persegi ini tentunya cukup kecil untuk menangkap air hujan yang sangat langka terjadi di Makkah, sehingga memerlukan pengawasan dan pemeliharaan yang sangat khusus.
Sumur zamzam ini, sekali lagi, dalam pandangan hydrogeologi, tidak ada bedanya dengan sumur gali biasa. Tidak terlalu istimewa dibanding sumur-sumur gali pada umumnya, namun karena sumur ini bermakna religi, maka keberadaannya harus tetap terjaga. Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga dan dipelihara dengan baik. Bahkan kalau kita tahu kisahnya, sumur ini ditemukan kembali oleh Abdul Muthalib (kakeknya Nabi Muhammad Saw) setelah 4000 tahun terkubur.
![]() |
| Foto Masjidil Haram jaman dulu |
Pada tahun 1381-1388 H (1961-1968) diatas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 88.8 m2 (8.3 m x 10.7 m). Sekarang bangunan itu sudah ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Dan tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Di ruang bawah tanah ini disediakan tempat minum air zamzam dengan kran air sebanyak 350 buah (220 buah untuk laki-laki dan 130 buah untuk perempuan), lorong dan ruang untuk laki-laki dan perempuan dibuat terpisah.
Saat ini bangunan diatas sumur zamzam yang tampak pada gambar diatas sudah tidak ada lagi, bahkan tempat masuk ke ruang bawah tanah pun sudah ditutup. Sehingga ruang untuk melakukan ibadah Thawaf menjadi lebih luas. Tetapi kalau anda jeli ketika melakukan thawaf masih terlihat tanda dimana sumur itu berada. Sumur itu terletak kira-kira 20 meter sebelah timur Ka’bah.
Monitoring dan Pemeliharaan Sumur Zamzam
Jumlah jamaah haji dan umroh pada tahun 1970-an hanya berjumlah 400.000 orang pertahun, kemudian meningkat menjadi lebih dari satu juta orang pertahun di tahun 1990-an. Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta orang. Tentunya diperlukan pemeliharaan yang serius agar sumur ini tetap terjaga karena merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji dan umroh.
![]() |
| Ka'bah didalam Masjidil Haram (Juni 2014) |
Pada tahun 1971 telah dilakukan penelitian (riset) oleh seorang ahli hydrologi dari Pakistan bernama Tariq Hussain and Moin Uddin Ahmed. Hal ini dipicu oleh pernyataan seorang doktor dari Mesir yang menyatakan bahwa sumur zamzam sudah tercemar limbah sehingga tidak layak konsumsi. Tariq Hussain juga meragukan spekulasi adanya retakan panjang yang tembus sampai ke Laut Merah, karena Masjidil Haram berada di ketinggian 300 Meter diatas permukaan laut dan berjarak tidak kurang dari 67 Kilometer dari bibir pantai Laut Merah.
Menyangkut dugaan doktor Mesir itu, hasilnya tentu saja negatif. Tetapi ada hal lain yang lebih penting, yaitu penelitian Tariq Hussain ini akhirnya justru memacu pemerintah Arab Saudi untuk memperhatikan dan memelihara sumur zamzam secara lebih serius. Saat ini banyak sekali gedung-gedung baru yang dibangun di sekitar Masjidil Haram, juga banyak sekali terowongan dibangun di kota Makkah, sehingga saat ini pembangunannya harus benar-benar dikontrol ketat karena akan mempengaruhi kondisi hydrogeologi setempat.
![]() |
| Jarak lurus dari Masjidil Haram ke Laut Merah = 67.82 Km (GoogleEarth) |
Badan Riset sumur zamzam yang berada di bawah SGS (Saudi Geological Survey) bertugas untuk :
• Memonitor dan menjaga sumur zamzam agar tidak mengalami penyusutan air.
• Mengendalikan urban disekitar Wadi Ibrahim karena mempengaruhi pasokan air.
• Mengatur aliran air dari daerah tangkapan air (recharge area).
• Memelihara pergerakan air tanah dan juga menjaga kualitasnya.
• Meng-upgrade pompa dan tanki-tanki penampungan air zamzam.
• Mengendalikan distribusi air zamzam.
Perkembangan Pemeliharaan Sumur Zamzam
Dahulu air zamzam dapat diambil langsung dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangun pompa air pada tahun 1373 H (1953). Pompa ini menyedot air zamzam dari dalam sumur dan menyalurkannya ke tanki-tanki penampungan, lalu menghubungkannya ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.
![]() |
| Sistem pompa air sumur zamzam |
Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini. Pada pemompaan 8000 liters per detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur turun dari level 3.23 meter ke level 12,72 meter bahkan sampai ke level 13,39 meter, setelah itu pemompaan dihentikan. Permukaan air zamzam naik lagi ke level 3,9 meter hanya dalam waktu 11 menit setelah pemompaan dihentikan. Sehingga diambil kesimpulan bahwa akifer yang mensuplai air zamzam ini berasal dari beberapa celah (retakan) pada perbukitan disekitar Makkah.
Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Arab Saudi untuk memelihara sumur zamzam, antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). Dan saat ini telah dibangun saluran ke tanki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tanki-tanki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Tidak hanya itu, air zamzam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tanki, diantaranya ke Masjid Nabawi di Madinah.
Saat ini sumur zamzam sudah dilengkapi pompa listrik yang tertanam di dasar sumur (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti diatas. Disebelah kanannya adalah tabung hydrograph (alat pencatat level/ketinggian permukaan air sumur zamzam).
Kandungan Mineral Air Zamzam
Tidak seperti air mineral pada umumnya, air zamzam memang unik. Dia mengandung unsur-unsur alamiah (nutrisi) sebanyak 2000 mg per liter. Biasanya air mineral yang sangat alami (hard carbonated water) saja tidak akan lebih dari 260 mg per liter.
Unsur-unsur kimiawi yang terkandng dalam air zamzam dapat dikelompokkan menjadi dua bagian:
Unsur-unsur kimiawi yang terkandng dalam air zamzam dapat dikelompokkan menjadi dua bagian:
• Pertama, positive ions seperti sodium (250 mg per liter), calcium (200 mg per liter), potassium (20 mg per liter), dan magnesium (50 mg per liter).
• Kedua, negative ions seperti sulphur (372 mg per liter), bicarbonates (366 mg per liter), nitrat (273 mg per liter), phosphat (0.25 mg per liter) and ammonia (6 mg per liter).
Kandungan unsur-unsur kimiawi inilah yang menjadikan rasa air zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap minum yang bertebaran disekitar Masjidil Haram, Makkah dan Masjid Nabawi, Madinah merupakan air yang sudah diproses secara higienis sehingga sangat aman untuk dikonsumsi, ada yang sejuk dan ada juga yang sudah didinginkan. Semua proses higienisasinya tidak menggunakan sedikitpun zat kimia sehingga tidak ada perubahan rasa dan kandungannya.
Kandungan unsur-unsur kimiawi inilah yang menjadikan rasa air zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap minum yang bertebaran disekitar Masjidil Haram, Makkah dan Masjid Nabawi, Madinah merupakan air yang sudah diproses secara higienis sehingga sangat aman untuk dikonsumsi, ada yang sejuk dan ada juga yang sudah didinginkan. Semua proses higienisasinya tidak menggunakan sedikitpun zat kimia sehingga tidak ada perubahan rasa dan kandungannya.
Perbandingan unsur kimia air zamzam dengan air mineral, sbb:
| Parameter | Air Zamzam (mg/l) | Air Mineral (mg/l) |
| Klorida (Cl) | 159,75 | 30 |
| Sulfat (SO2) | 140 | 27 |
| Nitrat (NO3) | - | 15 |
| Nitrit (NO2) | 0,045 | - |
| Bikarbonat (HCO3) | 398,22 | 32 |
| Flour (F) | - | 0,7 |
| Besi (Fe) | tak terdeteksi | 0 |
| Mangan (Mn) | 0,014 | - |
| Natrium (Na) | 318 | 20 |
| Kalium (Ca) | 182,2 | 3 |
| Zat Padat Terlarut (TDS) | 858 | 170 |
| Magnesium (Mg) | 6,86 | 5 |
| Zat Organik | 2,79 | - |
| Jumlah Mikro Organisme (TPK) | - | - |
| PH | 7,3 | 7,2 |
Bentuk Kristal Air Zamzam
Hasil penelitian seorang peneliti asal Universitas Yokohama Jepang, Dr. Masaru Emoto yang telah membuktikan secara ilmiah sejak 1994 bahwa air zamzam memiliki kemampuan menyembuhkan yang luar biasa karena memiliki struktur molekul air yang unik. Temuan Dr. Emoto dipublikasikan dalam bukunya yang terkenal dan laris di Jepang dan Amerika, “The True Power of Water”.
![]() |
| Bentuk kristal air zamzam |
Dalam bukunya, Masaru Emoto menuliskan hasil analisisnya bahwa air secara umum memiliki sifat sensitif namun juga reaktif. Jika dilafalkan padanya kata-kata yang baik, maka air akan bereaksi positif. Sebaliknya, jika diberikan kata-kata buruk, maka air juga akan bereaksi sifat dan makna kata-kata tersebut. Keunikan air zamzam digambarkan Masaru Emoto sebagai sebuah kristal berstruktur heksagonal (segi enam) yang sangat indah.
Wallahu'alam
Semoga bermanfaat..











